Summer Picnic di Danau Biwa

Keesokan paginya, warga dapat menikmati sejuknya danau Biwako. Mayoritas warga pergi berenang, namun beberapa hanya duduk ditepi danau, bahkan ada pula yang memancing.
BBQ Biwako 2016_3025

Berenang berenang (Pic by Riozz)

Agustus puncak musim panas di Jepang. Ketika hawa panas nan lembab menjadi hal biasa. Bahkan bagi manusia tropis seperti orang Indonesia di Kyoto-Shiga, panasnya Jepang tak kalah dengan panasnya Tanah Abang di tengah hari bolong.

Sudah menjadi tradisi bagi penduduk Jepang untuk meluangkan waktu di pantai selama musim panas. Begitu pun warga Indonesia. Setiap tahun ketua Asosiasi Persahabatan Jepang-Indonesia Kyoto (APJIK), Iwahashi-sensei, mengundang warga Indonesia untuk bermalam di villa pribadinya di Prefektur Shiga selama 2 hari 1 malam. Prefektur Shiga dikenal dengan danau terbesar se-Jepang, Danau Biwa. Villa terletak di daerah Hira sekitar 40 km dari Kyoto. Karena begitu luas Danau Biwa ini, tepi danaunya pun serupa dengan pantai di tepi laut. Acara ini selalu disambut antusias oleh warga Indonesia. Karena tak hanya menyediakan tempat bermalam, Iwahashi-sensei juga menyediakan berkilo-kilo daging sapi halal untuk BBQ dan jetski sebagai sarana rekreasi.

BBQ Biwako 2016_3171

BBQ Night, warga Indonesia menikmati makan malam yang meriah (Pic by Riozz)

Acara dimulai selepas jam 7 sore (ya… masih sore) dengan mempersiapkan pemanggang daging. Beberapa warga yang sudah datang ada juga yang menikmati sore di tepi danau Biwa. Ketika malam berlanjut, para tamu baik orang Jepang maupun Indonesia berkumpul untuk ber-BBQ-ria atau berkaraoke. Lucunya dari karaoke di vila Iwahashi-sensei ialah banyak lagu Indonesia. Karaoke berlangsung sepanjang acara, berbagai lagu dinyanyikan baik Indonesia maupun Jepang. Setelah kenyang makan, para tamu bebas melanjutkan berbagai kegiatan bebas; karaoke, duduk di tepi danau, ataupun lanjut tidur.

Keesokan paginya, warga dapat menikmati sejuknya danau Biwako. Mayoritas warga pergi berenang, namun beberapa hanya duduk ditepi danau, bahkan ada pula yang memancing. Untuk menambah keseruan, Iwahashi-sensei menyediakan jetski. Sebuah ban pelampung nantinya akan ditarik dengan jetski tersebut dengan kecepatan tinggi. Warga Indonesia yang berani bergantian untuk menikmati permainan ini. Puas berenang hingga kulit gosong, warga melanjutkan BBQ untuk makan siang. Acara ditutup dengan pemberian sertifikat bagi warga Indonesia yang akan “back for good” bulan September nanti.

Selepas waktu dzuhur, warga Indonesia pun pulang ke berbagai penjuru Kyoto Shiga. Kebanyakan menggunakan kereta, tetapi ada juga yang naik mobil pribadi, bahkan bersepeda.

(featured picture by Riozz)

Categories
AgendaBerita
pawpaw

Administrator II Website PPI KS Graduate School of Medicine, Kyoto University

RELATED BY

  • Pengajian Rutin Warga dan Donasi untuk Suriah

      Bagi Mahasiswa Indonesia, khususnya pemeluk agama Islam, mendapatkan makanan halal bukanlah hal yang mudah seperti biasa dilakukan di Indonesia. Diperlukan ketelitian dan kecermatan saat akan membeli dan mengkonsumsi...
  • Welcome Party Autumn 2017 PPI Kyoto Shiga

    Seperti tahun-tahun sebelumnya, PPI Kyoto-Shiga mengadakan acara Welcome Party untuk menyambut warga yang baru tinggal di Prefektur Kyoto dan Shiga. Tujuan utama acara ini adalah untuk mengenalkan antara warga...
  • Malam Indonesia 2017

    Malam Indonesia adalah kegiatan pertunjukan dua tahunan yang diprakarsai oleh Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) cabang Kyoto dan Shiga pada tahun 2005. Kegiatan ini dilakukan secara rutin dalam rangka memelihara...
  • MINI CUP PPI Kyoto-Shiga 2017

    Acara Mini CUP PPI Kyoto-Shiga 2017 merupakan perhelatan olahraga warga Indonesia se-prefecture Kyoto dan Shiga, bertempat di Miyakosshi Kaikan Sakyotobuikiiki Shimin Katsudo Center, Kyoto-shi pada Hari Minggu, 6 Agustus...