4 Poin Penting Sebelum Memilih Agen Tur Wisata Edukasi di Kyoto Shiga

Kereta super cepat. Bunga sakura yang berguguran ditiup angin. Kebudayaan yang unik. Jajaran kampus-kampus terdepan. Hal-hal tersebut merupakan beberapa alasan orang Indonesia ingin pergi ke Jepang. Sebagian orang datang...

Kereta super cepat. Bunga sakura yang berguguran ditiup angin. Kebudayaan yang unik. Jajaran kampus-kampus terdepan. Hal-hal tersebut merupakan beberapa alasan orang Indonesia ingin pergi ke Jepang. Sebagian orang datang sebagai mahasiswa dengan alasan edukasi, sebagian lagi datang sebagai turis untuk berwisata. Namun, ada kategori di antaranya, yaitu wisata edukatif.

Bukan hal asing bagi mahasiswa di Kyoto dan Shiga bekerja sama dengan agen tur sebagai pemandu wisata. Pesertanya ialah teman-teman dari Indonesia yang ingin tahu lebih banyak mengenai kampus di Jepang. Jenjang pendidikannya pun bisa dari SMP hingga telah lulus kuliah S1. Semangat yang tinggi untuk belajar di negeri rantau tentu harus disambut dengan baik. Ini bukan hanya berita baik bagi pendidikan Indonesia, tetapi juga bagi agen tur sebagai pelaku bisnis.

Beberapa agen tur ini sudah menyambangi Kyoto dengan pertimbangan alam yang cantik, kebudayaan yang menarik, dan kampus-kampus dengan reputasi yang baik. Tentu para peserta tur mengharapkan perjalanan yang menyenangkan dengan manfaat yang maksimal, menimbang bahwa biaya tur semacam ini tidaklah murah. Namun, sangat disayangkan bahwa tidak sedikit kesalahan dari pihak agen tur yang membuat pengalaman wisata edukatif ini menjadi rusak.

Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih agen tur untuk berwisata edukatif ke Kyoto dan Shiga:

  1. Pemandu memiliki informasi dan pengalaman mengenai kondisi lapangan

Jepang merupakan negara asing bagi kebanyakan orang Indonesia. Informasi yang memadai sebelum keberangkatan sama pentingnya dengan tiket dan visa di tangan. Cara menggunakan fasilitas transportasi, lokasi solat dan makanan halal, dan prosedur menangani kondisi darurat ialah contoh-contoh penting yang harus dikuasai agen tur. Kemampuan berbahasa Jepang akan sangat membantu dalam perjalanan. Mengetahui nomor kontak KBRI dan KJRI setempat juga akan sangat membantu jika mengalami situasi darurat.

 

  1. Program memiliki alokasi waktu yang logis

Melakukan perjalanan di Jepang menjadi mudah karena sistem transportasi yang tepat waktu. Namun, bukan berarti para wisatawan bisa mencapai tujuan dengan cepat. Hal ini mesti diperhatikan. Keterlambatan tidak hanya membuat runyam acara, tetapi juga menimbulkan kesan buruk bagi orang-orang yang terlibat, baik itu orang Jepang ataupun orang Indonesia yang tinggal di Jepang. Jepang sangat terkenal dengan tingkat kedisiplinannya yang tinggi. Oleh karena itu, ketepatan waktu menjadi hal yang sangat penting di Negeri Sakura. Bukan tidak mungkin, lembaga pendidikan yang teman-teman akan kunjungi memiliki jadwal yang padat sehingga tidak bisa mentolerir kebiasaan terlambat.

 

  1. Pemandu memiliki perencanaan yang jelas

Membuat semacam itinerary atau jadwal perjalanan meski sederhana akan sangat membantu teman-teman yang ingin melakukan wisata edukatif. Sekiranya lembaga apa yang akan dikunjungi dan dimana teman-teman akan bermalam. Pastikan juga lembaga-lembaga pendidikan dan tempat yang akan dikunjungi telah memberikan lampu hijau untuk menerima kedatangan teman-teman. Mempersiapkan perjalanan dengan matang juga dapat membantu memangkas waktu yang terbuang di perjalanan dengan membuat rute yang mudah. Akomodasi di Jepang memang tentunya lebih mahal daripada di Tanah Air. Namun, jika sudah merencanakan perjalanan dengan matang dan dari jauh-jauh hari, bukan tidak mungkin bisa menikmati akomodasi yang nyaman tapi juga dengan harga yang cukup terjangkau.

 

  1. Pemandu memiliki pengetahuan dasar mengenai tata krama di Jepang

Hal ini bukanlah sepele mengingat Jepang memiliki tradisi yang mengakar. Isu mengenai tata krama turis yang memprihatinkan telah menjadi perhatian bagi banyak warga Jepang. Ketika seseorang pergi ke negara asing, mau tak mau ia akan menjadi representasi negara asalnya. Akan sangat memalukan jika turis dari Indonesia melanggar norma tersebut meskipun dikarenakan ketidaktahuan.

 

Teliti sebelum membeli. Cermati dan kritisi program yang ditawarkan. Jangan tergiur dengan harga yang murah. Dengan demikian, perjalanan edukatif bisa dinikmati dan diambil manfaatnya secara maksimal.

Categories
SafariWisata
pawpaw

Administrator II Website PPI KS Graduate School of Medicine, Kyoto University

RELATED BY